Kamis, 19 Maret 2015

PUISI UNTUK AYAH TERCINTA

Judul:  SENDU RINDU KU

Aku merangkai kata tiada makna,
hanya menambah sesak di dada,
sejenak ku terdiam membisu,
kemudian menghilang ,
Yang kini hanya menorehkan seribu luka di dada...

Ayah...
Sesak jiwa, luka hati, akan sirna jika kau ada
Hanya sapa tawa dan rangkulan dari mu yang ku pinta
Tapi, mengapa semua tak ada??
Mengapa tak pernah ku rasa??

Ayah..
Kau hilang laksana bayangan,
Kau sirna bak kabut di musim semi,
Kau hilang dalam anganku,
kau hilang dalam langkahku,
kau hilang dalam nafasku,
dan kau hilang dalam mimpiku,
tapi dirimu kekal dalam hatiku..

Ayah..
Hari ini, mata kembali tidak dapat membendung linangannya
Selaras detik demi detik berjalan
Sejalan dengan menit demi menit yang terus berlalu
Seiring dengan jam demi jam yang terus bergulir
Seirama dengan waktu yang terus berputar
Pilu dan rinduku tak terasa 21 tahun terpendam..
Entah sampai kapan??

Ini identitas Ayah kandungku:

Nama: HASANUDIN / HARI SUSILO

SMP: di SMP Negeri 1 Purwakarta

SMA: di SMA Negeri 1 Purwakarta

Nama Ibu dari ayah: Al-Saodah (alm)

Nama Bapak dari ayah: Damanhuri (alm)

Nama mama kandung saya/istri ayah yang dulu: Titin Supriatin

Nama adik kandung Ayah (di purwakarta): Om Alu / Fahrudin, Om Mulyana, om haerudin, om ade, (ayah anak pertama)

Nama kakak tiri Ayah beda bapak:  Ibu Uun (di irian jaya)

Nama adik tiri ayah beda ibu: om Iwan (di Bandung)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar