Kamis, 18 Mei 2017

Puisi berkidung rindu ayah hasanudin

Puisi untuk ayah
Judul : Syair Berkidung Rindu

Hitam.. haruskahku berteman denganmu ?
Gelap.. haruskah kau jadi sahabatku ?
Ketahuilah wahai hitam dan gelap
Aku lahir suci bagai putih
Tanpa tahu dosaku, Tanpa tahu salahku
Tanpa tahu apapun tentang mu

Ayah,
Aku pun berlari dalam kelam
Walau kabut pun tak mau menyibak
Aku berdayuh pada angan
Walau mimpi dan rindu tak pernah satu tujuan

Ayah,
Akan ku biarkan semua berlalu
mimpi pun aku tak inginkan
Meski rindu ini tercipta untukmu
Tapi hanya sayang ku pada mu yang mampu merubahnya

Ayah,
Tak sanggup diri ini menopong hidup tanpa mu
Aku rela kehilangan segalanya tapi tidak denganmu
Aku tak mau kau tak mengganggapku
Aku ingin kau mendoakanku di dalam doa mu

Ayah,
Lembayung tergores kelam
Luka menjelajah anganku pilu
Getar kasihmu dalam badai
Yang tak mampu aku rasakan tuk bermimpi menuju harapan

Ayah,
Adakah harapan itu untukku?
Untuk mendapatkan kasih sayang mu sepenuhnya
Untuk dipeluk oleh mu se^erat-eratnya
Untuk merasakan ketegasan hangat mu seluruhnya

Ayah,
Saat kutatap wajah sang malam
Dirimu hadir dalam angan mataku
Begitu lekat dalam hembusan bayu
Walau tak pernah tergambar wajah mu

Ayah,
Berpayung puisi yang kutulis
Serupa bertutur dengan bahasa
Aku yang retak berusaha tegak
Mengusap air mata bebaskan jiwa yang merindu

Ayah,
Aku tahu Tuhan menentukan jalan takdirku
Termasuk saat aku di permainkan oleh kehidupan
Termasuk warisan binti nama mu yang kau berikan
Termasuk rindu yang ku agungkan

Ayah,
Tempatkanlah aku diantara putaran lilin cintamu
Agar jalanku bercahaya denganmu
Agar hidupku lebih sempurna denganmu

Ketahuilah ayah,
Aku hancur bagai laksa tanpa bentuk
Serasa lemah tanpa bisa tegar
Seperti hilang tempatku yang tertuju
Seakan aku hampa tanpa mu

Semoga suatu hari nanti saat aku mati
Engkau selalu bahagia dan kau temukan jasadku dalam tanah
Jika semua tak terjadi di dunia, mimpi dan rinduku akan terjadi di akhirat

Ayah,
Telah kubersumpah pada diriku
Untuk tidak membawamu ke jahanam
Engkau tetap ayah kandungku
Tetap darahmu yang mengalir pada tubuhku
Aku menyayangi mu dan merindukanmu ayah hasan......

Sabtu, 13 Mei 2017

Puisi : hormat pada imamku

Dinginnya malam tak lagi terasa saat bersamamu
Panasnya siang tak lagi teraba stiap kau di sisiku
Semenjak itulah bermakna hidup ini
Raga ku tak terasa sepi lagi
Hanya rasa bahagia yang terisi

Pohon-pohon cinta tegak perkasa
Karena hati suci mulia menjadi akar tunjangnya
Semua indah karena cinta
Bahkan melebihi syair para pujangga

Suamiku..
Meski prahara dan banjir datang melanda
Pohon-pohon cinta tetap bertahan
Terguncang saja, tapi tak tumbang
Pohon cinta yang elok mempesona
Biarlah selalu tumbuh berkembang

Pohon itu menjadi peru-paru duniaku
Peneduh perang dan bencana
Hadir membawa sejuta pesan
Kasih sayang dan perdamaian

Wahai suami ku,
Kitalah yang menanamnya, merawat dan melestarikan
Dihati sanubari, di lubuk kalbu paling dalam
Kau tersirat pada pandangan

Suamiku tercinta,
Menyentuh dirimu seolah merasakan keindahan tiada tara
Melihat ketampananmu seolah terhanyut pada alam yang sempurna

Oh pujaanku,
Denyut jantung ini bergetar
menunggu langkahmu memasuki taman hati
Aliran darah mengalir begitu cepat menanti
Sunggu aku mencintai mu di kehalalan ini

DsVs

Kamis, 11 Mei 2017

Puisi merindukan ayah Hasanudin bin damanhuri

Malam ini tanpa bintang di langit
Hanya hitam yang bertasbih disana
Sama seperti hatiku yang sedang hitam
Gersang tanpa hangat pelukan ayah

Ketahuilah ayah,
Bila malam bertabur bintang
Maka hati ini terpecik noda
Jika jalan berhambur kerikil bebatuan
Maka kaki ini tertusuk duri nan panjang

Yah,
Sesakit ini yang kurasa, sesedih ini yang ku alami
Sangat sesak tak mampu tuk teriak
Terlanjur kering tuk menangis
Hanya drama dan fiktif yang ku jalani

Ayah,
Bila surya pancarkan sinar
Maka raut ini tertekuk rata
Jika tak ku temukan jua jalan terang
Akankah ada pedang tertancap palang untuk ku anakmu?

Angin masih datang dengan cara sama
Memanjat setiap pucuk ranting hingga ulu hati
Aku di sini beku bagai pucat tanpa warna
Di sini aku masih merindukan sosokmu ayah

Apa aku harus putar arah yah?
Tak hiraukan mu dan tak menginginkanmu
Seperti aku yang dulu yang tak tau arti dirimu
Seperti masa kecilku tanpa mu

Jika tiap buku punya cerita
Akankah ada penulis data diriku
Bila semua riwayat telah dibedah
Apakah ayah akan ku temukan jua?

Ayah aku sangat merinduimu
Merindukanmu dengan cara diam bisu kata
Ayah engkau teramat jauh di mata
Untuk menyentuhmu saja aku harus melihat langit

Yah,
Kehadiranmu membuat hidup ini terasa bermakna
Cahaya kehidupanku akan terpancar
Yang kan ku jaga keindahannya demi mewangikan namamu
Apakah ayah tau tentang ini, tentang ku, dan tentang hidupku

Doa ku kirim untuk rasa rindu ini
Kujadikan semua penawar segala rasa asa
Kugenggam hati hingga putih
Sampai ayah mengerti kehadiranku

Ayah masihkah kau disana?
Ayah malam ini ku kirim sepucuk rindu
Rindu yang telah uban kusimpan di laci hati
Ku titip  pada angin malam yang beku
Semoga pucuk rindu ku sampai di hati mu
Semoga ku dapat berjumpa dengan mu, yah....

Created vivi sadiah binti hasanudin bin damanhuri

Rabu, 10 Mei 2017

Puisi Rindu ayah ingin jumpa ayah

Tatkala rindu dingin mendekap tubuh ini dengan erat
maka terciptalah air mata yang berlinang
Dan entah siapa dan tentang apa yang ku rindukan

Tatkala bilangan tasbih rindu semakin mengejar
Dengan pantas angka rindu di hadapan
Maka wujudlah satu perasaan dendam yang semakin menebal
Tapi rasa cinta ku pada Ayah mengalahkan dendamku

Ayah..
Lirih rinduku bergejolak menepi pada malam yg sunyi
Semilir angin membelaiku di saat tangis menerpaku
Semua mimpi tentang mu
Cita ku hanya ingin jumpa dengan mu

Pedih perih rindu ini seolah tiada henti
Cerita tentang mu membuatku lemah untuk berdiri
Aku tak tahan menahan pedihnya hidup
Aku tak mampu bangkit jiwaku selalu terpuruk

Ayah,
Aku tak ingin meminta kau memberi kemewahan mu untukku
Aku tak ingin kau membawaku ke istana mu
Aku hanya ingin kau datang pada ku dan menyadari ku ada

Jiwa ini yang semakin layu dikala kehilangan air siraman kasih
Tatkala bilangan tasbih rindu semakin memanjang
Dan tak pernah terwujud satu impian tentang mu
Destinasi kesedihan yang membawa ku kesini
Membawa sejuta impian dan keinginan yang menurut orang tak sulit

Ayah..
Melodi ku mesra tangis menggema ketika penaku menulis namamu
Tangis menjadi bumbu dalam syairku
Aku tak kuasa saat ku catat majas tentang kerinduanku

Rasanya sakit perih karna tangisku tak pernah ada jawabnya
Luka memang kurasakan, kecewa yang menerpa ku
Namun penaku tak pernah berhenti mencatat syair tentangmu

Ayah,
Aku hanya mampu mengungkap rindu melalui batang puisiku
Diamku adalah tangisku
Senyumku adalah sedihku
Puisiku adalah rinduku tentang mu

Semoga Allah mempertemukan kita di dunia
Semoga Allah selalu memberi mu kesehatan
Agar ku mampu berlutut pada mu Ayah
Agar hidup ku semakin sempurna..

Created Vivi Sadiah binti hasanudin

Puisi : Pengharapan demi buah hati

Terjaga tetesan air mata untuk kerinduan hati yang begitu melekat
Merindukan sosok kecil hasil cinta kita
Masihkah aku mampu tuk jalani hidup yang sedikit kosong

Di luar langit demikian kelabu
Musim yang tak pernah pasti
membuat tak ada yang secara pasti mampu memprediksi
Kapan banjir berhenti jadi ancaman di hati ini

Bukan untuk aku bersedih
Bukan untuk aku merana
Ku tuliskan sajak ini hanya ingin gambarkan kerinduanku pada nya
Pada sosok indah buah hati kita

Dingin menusuk-nusuk pori-poriku
Memekatkan sepi yang telah berhari-hari ini menawan kerinduanku pada sosok bayi ku
Entahlah sampai kapan aku harus menunggu

Ku buka jendela di alam sana
Masih banyak yang seirama dengan ku
Mereka senasib dengan ku dan merasakan hal sama
Mereka sangat kuat tuk bangkit, sangat indah tuk tersenyum, sangat ikhlas tuk jalani kekosongan ini
Kenapa aku tidak?

Sepotong kertas terbawa kencangnya hembus nafasku
Aksara aksara rintihan hati mulai memaksaku untuk membaca
Menyimak kisahku yang luka tanpa buah hati
Sampai tak terasa air mata membasahi pena ku

Wahai keturunan ku,
Mama sangat menyayangimu walaupun kau belum hadir nak
Mama telah menunggumu begitu lama
Kamu adalah mukjizat dalam hidup Mama
Jantungmu akan berdetak dalam tubuh Mama

Ya Allah semoga surga-Mu akan menjadi seindah-indahnya tempat kembaliku kelak
Dan jika Kau izinkan, berilah kami keturunan yang taat pada-Mu dan mengikuti suri tauladan Rosul
Restuilah kami menjaga nya sampai titik darah ini
Berilah kami kepercayaan tuk menjadikan dia bahagia dunia akhirat

Created: vivi sadiah

Harapan rahim ku

Puisi: kekosongan hidupku

Saat ku terbangun, kemudian harapan selama ini masih belum terjadi
Saat ku buka mata, ternyata kita masih tetap sama
Berada dalam kesendirian tanpa bayi dalam dekapanku

Hati pun mengkerut syahdu dalam haru dan bertanya dimana malaikat kecilku??
Kapan dia akan hadir dalam rahim ku
Kapan aku bisa merawat nya di dunia ini..

Ku menitipkan harapanku pada setiap sujudku
Jika cinta itu angin, rentangkan layarku
Pada udara yang tak panas dan tak dingin
Jika cinta itu laut, layarkan perahuku
Dan suburkan lah tanaman agar dapat bahagia

Beranjak raga walau sedikit tetatih dalam kantuk, ku harus melawan kesedihan ini
Tak akan pernah berarti jika ku hanya berpasrah diri
Allah menunggu ku dalam sujud hening 1/3 malam ku
Bentangkan harapan dalam titipan doa qalbu

Apakah Allah sedang mempersiapkan yang istimewa?
Apakah Allah sedang mempersiapkan kebahagiaan sempurna bagi kami?
Atau kah aku akan selama nya seperti ini?

Wahai bayi kecilku,
Kami sangat Menantimu sayangku
Segera lah hadir dalam kehidupan kami
Senyummu yang kami tunggu wahai peri kecil ku

Tahun berlalu semakin berlalu
Kami yang semakin menua
Masih saja duduk diam menunggumu di sini
dengan setumpuk rindu yang mengharu
dalam kesendirian yang kadang menyesakkan
menghadapi sejuta tanya yang merisaukan

Semua ini terasa seperti dikejar waktu yang memburu
Seperti dilempar mimpi dalam hinaan
Mengapa tak kunjung datang Sayangku ?
Apa dirimu masih meragukan mama?

Aku memang bukan wanita sempurna
Pernah terjatuh dan kadang mengeluh
Tapi Mama akan mencoba
Menjadi yang terbaik bagimu
Dan Mama akan selalu menantimu Sayangku

Dengan senyum ceria, dengan hati yang teguh
Dengan keberanian menghadapi dunia
Karena Mama percaya
Selama Allah masih mengatur alam semesta
Selama jantung kami masih berdetak
Harapan akan selalu ada
Mukjizat masih berlaku untuk ku
Kami menunggumu Sayangku
untuk hadir di dalam rahimku

Puisi aku sayang mama

Puisi untuk mama ku sayang

Mama...
Kau adalah pahlawan bagiku juga bagi adikku
engkau telah membesarkan kami berdua
dengan kasih dan sayangmu yang sempurna

Bukankah setumpuk Emas yang engkau harapkan didalam kesuksesan ku
bukanlah gulungan uangnya yang engkau pinta didalam keberhasilan diriku
bukankah juga satu batang perunggu didalam kemenangan diriku
namun keinginan hati mu membahagiakan kita berdua

Mama,
aKu hanyalah ingin slalu bersama dirimu
disepanjang waktu ku
Hanya engKau mengajarkanku bermimpi dan berbuat
engKau mengajarkan ku menjadi yang paling baik
Engkau mengajarkan ku melawan kerasnya hidup dengan kelembutan

Petuahmu, nasihatmu, perintah dirimu
Teringatkan kentalnya didalam memoriku
Sampai kini aku sudah berumah tangga
Ku tetap dalam tangis mu, ku tetap dalam doa mu..

Walaupun dihari ini bukanlah dihari ibu
Tetaplah akan aku ucapkan
AKU SAYANG MAMA
Karena engkaulah pelitaku didalam kegelapan kami
Kasihmu,cintamu,pelukanmu,dekapanmu
Bahkan kemarahanmu
Itu semua untuk kebaikan kami
Demi masa depan cerah kami

Mama,
rambut mu sekarang sudah mulai memutih
Kulit mu tidak lagi mengencang
Penglihatan mu tidak lagi menerang
Tapi kenapa engkau masih dapat berdiri tegak
Kenapa engkau masih mampu berlari
Kenapa engkau masih mampu tersenyum demi kami
Sungguh kau wanita yang sangat kuat dan tegar

Mencapai setumpuknya asa dan harapan
Anak mu tidak akan pernah melupakan
Atas semuanya jasa dan do'a deritamu
Serta keringatmu yang kau cucurkan

Mama,
Banyak sekali yang kau korbankan demi kami
Tak mampu tuk ku tuliskan kebaikanmu
Tak mampu ku balas semua jasa mu
Hanyalah surga yang pantaslah membayarkan tulus dirimu
Hanyalah Allah yang pantas menjaga dirimu
Dunia dan akhiratmu...

Setetes air mata ku tak kan berarti apapun
Hanya Do'a pada setiap hembusan nafas ini
Tentang mama, suami, dan adik cantikku
Hanya kalian yang ku punya saat ini
Hanya kalian yang mampu membuat ku kuat

Terimakasih mama untuk semua keikhlasan dirimu
Semoga Allah selalu memberikan kesehatan untukmu, semoga Allah panjangkan umur mu, semoga Allah berikan kebahagiaan dunia akhirat
dan semoga kami menjadi anak solehah untuk mu..
VIVI SADIAH
GHENDIST HAERUN NIHA

Puisi malaikat kecilku

Harapku untuk malaikat kecilku

Ku tahu bahwa semua yang ada pasti menjadi tiada pada akhirnya
dan kehilangan adalah sesuatu yang pasti
Semua nya terasa sepi tak berdaya
Dan tuk kesekian kalinya aku merasakan itu...

Tapi yang membuat ku tersentak sedemikian hebat
adalah kenyataan ini
benar-benar dapat memutuskan kebahagiaan dalam diri
Bukan karena ucapan mereka ataukah karena hinaan mereka
Tapi karena ku merindukan sosok itu..

Terkadang ku merasa berbeda
Padahal tidak ada yg membuat diriku berbeda
Aku sama seperti orang lain
Yg memiliki rahim sehat, jasmani & rohani yang indah
Serta mimpi yang cerah
lalu apa arti penantian ini?

rasanya semua ini mampu membuatku menjadi berdiri setengah mati
hatiku seperti tak di tempatnya
dan tubuhku serasa kosong hilang isi
Walau mungkin tidak lama menurut mereka
Tapi sepi ini sangat terasa untukku

Perkataan kalian tak pernah ku dengar tapi jelas terdengar
Ucapan kalian tak pernah ku masukan dalam hati tapi dengan sendiri nya melinangkan air mata ini
Rasanya seperti angin yang tiba-tiba hilang berganti kemarau gersang
Ku terlirih terpaku mendengar hinaan itu
Andai kalian seperti ku, pasti kalian merasakan hal yang sama denganku..

Pada airmata yang jatuh kali ini
Ku selipkan doa yang teramat dalam
Ku sertakan harapan untuk malaikat kecilku
pada kebahagiaan yang telah Allah ukir untuk kami
pada kenangan manis dalam hidup kami
Ku yakin Sang maha pengatur punya rencana-Nya sendiri

Kau dari-Nya untukku dan akan kembali pada-Nya
Ku pasrahkan tentang arti malaikat kecilku pada-Nya
Ku yakin semua indah saat kesempurnaan ini tiba
Semoga Allah berikan yang teristimewa...

Puisi untuk suami ku tercinta

Sayang,
Kau Sembunyikan Letihmu
Didalam Senyumanmu engkau menyembunyikan letih dirimu
Deritamu disiang dan dimalam menimpa dirimu
Terlalu berat beban mu demi aku istri mu

tidak satu detikpun terhentikan langkah dirimu
Untuk mampu Memberikan harapan baru bagiku
Seonggok Cacian slalu menghampiri dirimu
secercah hinaan tidak perduli bagi dirimu
Kau yang selalu meyakinkan ku..

Orang tuamu yang membuat mu sekuat ini
Orang tuamu yang mengajarkan mu keikhlasan ini
Ku sangat beruntung ada di sekitar mu
Ku sangat bersyukur ada dalam dekapanmu

Sayang,
Semua ini tak adil, engkau banting tulang demi aku
Sedangkan aku hanya berfoya foya menikmati hasil keringatmu
Selama ini ku rasa tugas ku sangat berat
Sekarang ku sadar ternyata tugas dan tanggung jawab mu lah yang sangat berat
Bahkan ku tak akan mampu menjadi dirimu

Kau lakukan apa yang ku inginkan
Kau kejar apa yang ingin ku dapatkan
Kau bertahan padahal kau tak sanggup lagi
Kau berdiri padahal kau sangat letih
Kau tegar padahal kau bersedih
Sunggug sangat sempurna sosok lelaki ku ini...

Tak ada yang kau ingin kan dari ku lebih dari kodrat ku
Hanya kesetiaan dan kasih sayang ku yang selalu kau pinta
Walau ku tak sesempurna diri mu
namun keinginan hati dirimu membahagiakan diriku sungguh sangat luar biasa..

Ketahuilah sayang,
Ku menyayangi dirimu sekarang, nanti, dan selama nya
Sampai diwaktu ku tidak lagi bersama dirimu
ku menyayangi dirimu dengan ketulusan hati ku
Ingin bersamamu selamanya menempuh harapan harapan kita

Tak usah kau berbuat banyak untukku
Karena semua yang kau lakukan karena Allah
Itu lah yang aku inginkan
Melangkah lah dengan doaku, Berdirilah dengan tanganku
Tataplah dunia indah bersama ku..

Suami ku Sayang,
Aku hanya ingin menghirupkan udara yang engkau hirupkan
Melangkah di tempat dirimu melangkah
Berteduh Pada tempat dirimu berteduh
Dan terlelap diatas pangkuan dirimu wahai suami ku..


DsVs