Puisi ku untuk mama
*Beda : "AKU" dan "mamaku"*
mama ku luar biasa, dia sangat berbeda denganku. Setiap jumpa dan kemudian berpisah mama ku selalu berkata "maaf mama tidak bisa memberi apa-apa kecuali doa untuk mu"
Ucapan ini terkadang menamparku.
Ucapan ini membuat ku terbelenggu terdiam meneteskan penyesalan
Mama ku yang sudah begitu banyak memberi pengorbanan, perhatian dan rasa cinta yang tiada tara masih berkata *"maaf ibu tidak bisa memberi apa-apa."*
Sementara aku hanya cium tangan, memberi rupiah yang tak lebih dari 10 persen penghasilanku sudah merasa menjadi anak yang berbakti.
Mama ku tak merasa banyak berbuat kepadaku padahal kebaikan kepadaku amat sulit untuk dihitung.
Tangan nya yang halus membuat ketenangan untuk ku
Wajah nya yang teduh membuat kenyamanan untuk ku
Mama yang selalu hadir di setiap mimpi indah ku
Hanya beliau yang ku junjung tinggi untuk menggapai tahta terbaik untuk mengharumkannya.
Sementara aku sudah merasa menjadi anak yang taat dan hebat hanya dengan sekelumit kebaikanku. *Oh, betapa mulianya ibuku dan betapa naifnya diriku.*
Bila aku sakit, mama ku rela menempuh perjalanan ratusan kilometer dan menyeberangi lautan hanya sekedar ingin menciumku.
Sementara bila mama ku sakit, aku hanya mengangkat telepon untuk berkata "maaf, aku tak bisa menemani mama.
betapa bedanya aku dengan beliau. Ia segera meninggalkan semua kesibukannya hanya untuk jumpa dengan anaknya.
Sementara aku selalu beralasan sibuk untuk bisa menemaninya saat ia merasa sendiri dan rindu pada anakny.
Saat aku sekolah dan kuliah, mama ku rela banting tulang demi masa depanku
Beliau rela menjadi tanah untuk langit ku
Tetapi kini aku tega-teganya berkata *"maaf mama, saya belum bisa banyak membantu, saya masih harus mengembangkan bisnis dan keluargaku."
Dan saat seperti ini mama ku hanya berkata *"mama bahagia bila melihat kamu dan keluargamu bahagia, junjung lah sampai kau dapat cita cita mu."*_
Oh mama, ..... aku semakin malu
Apa yang harus ku berikan untuk mama saat ini, nanti dan seterusnya
Dengan cara apa ku membalas semua jasa hidup mama
Aku yakin kebaikanku segunung es pun tak akan mampu membalas itu semua
Setiap malam sbelum tidur aku menangis
betapa baktiku kepada mama belum seberapa Dalam gelisahku, kukirimkan doa untuk mama
Dan hanya itu yang mampu ku lakukan di lembah ini_
"Ya Allah, .......jaga mama ku, muliakan beliau, beri ia tempat terhormat di dunia dan berikan ia mahkota terindah di surga-Mu kelak, panjangkan umurnya, jadikan kedua anaknya orang yang sempurna untuknya...
Sungguh beruntung kami berdua memiliki mu mom..
Vivi sadiah & Ghendist Haerun Niha
Tidak ada komentar:
Posting Komentar