Sabtu, 24 Oktober 2015

1000 PUISI UNTUK AYAH HASANUDIN

1000 PUISI UNTUK AYAH

Pergantungan jiwaku ini di landa pilu
Sunggu besar harapanku untuk hidup dengan ayah kandungku
Mimpi yang selalu terpahat sekian lamanya berharap akan terlaksana

Sejujurnya aku tulus memaafkan mu
Sejujurnya aku mencoba memahami mu 
Namun sesungguhnya memaafkan tak selamanya ikhlas
Mungkin aku anak durhaka yang selalu meminta hak ku
Hak ingin bersama mu, hak ingin di cintai mu, hak ingin berjumpa dengan mu

Wahai Ayahku,
Ini bukan salah mu, ini hanyalah takdir ku dari Tuhan
Dan kisah ini untuk penghormatan ku terhadapmu wahai orangtua ku

Memang sakit hati ini sangat dalam
Tapi cinta dan rindu ini sejujurnya jauh lebih dalam
Ini bukan perkara kau salah dan benar
Tapi siapa diantara kalian yang lebih tahu tentang keadaan ku

Ku selalu berbohong tak merindu mu
Ku selalu tertutup tak ingin dengar tentang mu
Ego ku tersulut bara emosi jika terbesit nama mu
Tapi ketahuilah rindu ini meluluhkan segala emosi ku terhadap mu

Wahai Ayahku,
Aku mencintai mu dan merindu mu
Aku berjanji tak akan menolak melihatmu
Aku berjanji tak akan menolak pelukan mu
Dan jika ku harus menebus rembulan untuk bertemu dengan mu
Akan ku tebus semua itu agar kembali pada kebahagiaan yang ku mau

Jika saat ku mengenang mu
Jika saat rindu ku menggebu
Tapi tak bisa ku lampiaskan, aku akan semakin pilu
Dan jantung ku kian berdetak
Kaki ku seakan terpaku di bumi
Terasa ku akan karam di lautan dan tak akan timbul kembali di dasar kehidupan

Impian ku hanya satu
Hanya ingin merasakan kasih sayang mu
Namun mimpi ku akan selamanya menjadi mimpi
Karena kau sendiri telah menutup mata pada ku
Tapi aku akan selalu menunggu dan berharap pada mu wahai Ayahku...

Wahai Ayahku,
Ketahuilah hanya ada dua yang ku tunggu
Pertama menunggu kedatanganmu untuk menjemputku
kedua Menunggu maut datang menjemputku
Agar di syurga aku bisa berjumpa dengan mu

Tetapi jika Ayah tidak pernah datang kembali kepadaku
Hanya satu penghargaan terakhirku
Heningkan aku dalam pejaman mu
Selipkan aku dalam doa mu
Sampaikan dalam mimpi ku
Dan aku berjanji akan lepaskan kekecewaan ku terhadap mu..

Wahai Ayahku,
Ketahuilah bahwa kau yang terpatri di dalam doa-doaku
Aku akan selalu merindu mu
Akan ku tulis 1000 puisi untuk mu 
Untuk menggambarkan betapa rindunya hati ini,,.

Created;
Vivi Sadiah

Harapan ku, semoga Ayah bisa membaca.







Ini identitas Ayah kandungku:

Nama: HASANUDIN / HARI SUSILO

SMP: di SMP Negeri 1 Purwakarta

SMA: di SMA Negeri 1 Purwakarta

Nama Ibu dari ayah: Al-Saodah (alm)

Nama Bapak dari ayah: Damanhuri (alm)

Nama mama kandung saya/istri ayah yang dulu: Titin Supriatin

Nama adik kandung Ayah (di purwakarta): Om Alu / Fahrudin, Om Mulyana, om haerudin, om ade, (ayah anak pertama)

Nama kakak tiri Ayah beda bapak:  Ibu Uun (di irian jaya)

Nama adik tiri ayah beda ibu: om Iwan (di Bandung)







Tidak ada komentar:

Posting Komentar