Minggu, 25 Oktober 2015

PUISI HORMAT TERHADAP MU

JUDUL : PENGHORMATAN TANPA RAGA

Ayah,
Meski suaramu tak pak pernah ku dengar
Meski suaramu tak semerdu nyanyian lembut seorang ibu
Kau membingkaiku dengan nada nada ketulusan lewat angan ku..lewat mimpiku..

Semua itu yang menghantarkan ku menuju lembah tinggi
Bernama kedamaian, Meski sentuhanmu tak pernah kurasakan
Namun dengan dekapanmu dalam anganku
Ku terhangatkan dengan kasihmu
Ku terlenakan dengan cintamu di kabut ini

Ayah,
Tangisku berderai kala ku ingat dirimu
Kala ku mengharapkan sentuhan tubuh letihmu untuk menjagaku

Terlena aku saat ini
Menanyakan pada angan dan mimpiku
Terdiam aku saat ini
Saat mencoba menerima pernyataan pahit dari dunia

Seperti karang menjaga debu pasir
seperti ku berharap kau jaga aku
Kau lindungiku dari kotoran raga dan jiwa yang kan basahiku
Kau rela di terpa deburan buih yang berlalu
Demi aku....Demi anakmu. . .
Tapi itu semua masih tabu dan hanya sebaris mimpiku

Seakan tak pernah lelah
Ku hapuskan tetes air mataku sendiri
Seakan tak pernah bosan
Ku redamkan amarah dari tangisanku sendiri

Ku urai hati ini untukmu
Untuk segala pengharapan terhadap dermaga mu
Hanya sebentuk puisi dari ketulusan hati
Untukmu ayahku

Created: Vivi S

Ini identitas Ayah kandungku:
Nama: HASANUDIN / HARI SUSILO
SMP: di SMP Negeri 1 Purwakarta
SMA: di SMA Negeri 1 Purwakarta
Nama Ibu dari ayah: Al-Saodah (alm)
Nama Bapak dari ayah: Damanhuri (alm)
Nama mama kandung saya/istri ayah yang dulu: Titin Supriatin
Nama adik kandung Ayah (di purwakarta): Om Alu / Fahrudin, Om Mulyana, om haerudin, om ade, (ayah anak pertama)
Nama kakak tiri Ayah beda bapak:  Ibu Uun (di irian jaya)
Nama adik tiri ayah beda ibu: om Iwan (di Bandung)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar